TEKNIK RAFTING

RIVER RUNNING SYSTEMSystem pengarungan ini biasanya diterapkan pada pengarungan sungai yang berklasifikasi tiga atau lebih. Diusahakandalam satu pengarungan diturunkan minimal dua atau lebih perahu, maksudnya perahu yang satu dengan yang lain saling menjaga.Cara ini juga merupakan suatu persyaratan dalam melakukan suatu ekspedisi di sungai-sungai yang dianggap berbahaya. Tetapi kalausungai berklasifikasi tiga dan sudah sering diarungi atau sudah dikenal benar karakternya, maka sungai itu bisa diarungi dengan satu perahu, tetapi di dalam perahu harus ada satu orang atau lebih sebagai rescuer.Dalam suatu pengarungan ada dua perahu yang mempunyai peranan penting, yaitu :

1. PERAHU PERTAMA ( LEAD BOAT)                                                                                                                                                              Perahu ini dikemudikan oleh pemandu yang cukup bagus karena pemandu ini mempunyai tugas untuk menjaga perahuyang ada di belakangnya. Bila perahu mengalami kecelakaan atau ada peserta yang jatuh, pemandu ini biasanya sudah cukup mahir melakukan penyelamatan meskipun peserta yang ada di dalam perahu sendiri yang terjatuh. Pemandu itu sendiri sudah mampu dengancepat melakukan penyelamata

2. PERAHU TERAKHIR ( SWEEP BOAT )

Perahu ini dikemudikan oleh pemandu yang terbaik dan pemandu ini juga disebut trip leader. Trip leader memimpin pengarungan. Ia bertanggung jawab atas semua kejadian atau masalah-masalah yang terjadi dalam pengarungan. Pemandu ini pula yang membawasemua peralatan penting dalam pengarungan, seperti pompa, kotak PPPK, repair kit dan sebagainya. Peralatan yang lain, seperti rescuekit dan dry bag harus dibawa oleh masing-masing pemandu. Maksud dari sweep boat harus membawa peralatan itu adalah karena pemandu sweep boat adalah perahu terakhir, jadi kalau ada masalah, misalnya perahu kempes atau bocor, ada peserta yang terlukadiperahu yang lain dansebagainya, perahu yang menghadapi masalah dapat menunggu perahu terakhir karena peralatan ada di perahu terakhir.Kalau peralatan ditempatkan di perahu yang lain dan ada masalah dengan salah satu peserta, maka perahu terakhir akan kesulitanuntuk mendapatkan atau memberikan pertolongan kepada peserta tersebut karena harus mengejar perahu yang membawa peralatanyang diperlukan.atau ada peserta yang jatuh, pemandu ini biasanya sudah cukup mahir melakukan penyelamatan meskipun peserta yang adadi dalam perahu sendiri yang terjatuh. Pemandu itu sendiri sudah mampu dengan cepat melakukan penyelamatan.

SALING MENUNGGU

Maksud dari saling menunggu adalah untuk memastikan bahwa perahu yang di belakang ada yang menjaga. Dalam suatu pengarungan sungai yang belun pernah diarungi atau suatu ekspedisi, harus selalu berhenti sebelum jeram untuk scouting danmerencanakan pengarungan dan berhenti pula di sesudah jeram untuk menjaga perahu yang lain yang akan mengarungi jeram tersebut.Biasanya pemandu yang menjaga ini akan mnghentikan dan menambatkan perahunya di tepi sungai, kemudian mengambil peralatan penyelamatan dan mencari tempat untuk menjaga keamanan perahu yang akan mengarungi jeram. Begitu pula dengan perahu yanglain, bila telah melewati jeram, selalu melakukan hal seperti itu