Pelari Gunung Sumbar Rajai MUMRC

Solok, Padek(Padang Ekspres) 

Pelari-pelari gunung (mountain runners) asal Sumbar berhasil jadi jawara dalam ajang Mapala Unand Mountain Running Competition (MUMRC), Minggu (12/8) mengalahkan pelari dari provinsi lainnya.

Yang paling mengejutkan, atlet putri MTsN 6 Sijunjung memborong seluruh gelar kategori pelajar. Tak hanya itu, 2 siswi sekolah tersebut juga berhasil menduduki peringkat dua dan tiga kelompok umum putri.

Hafiziani Adilla berhasil mencatatkan waktu 1 jam 26 menit 5 detik sebagai pemuncak kategori putri, disusul rekannya Ivena Yunita Zahra yang 30 detik lebih lambat dari Hafiziani (waktu tempuh 01.26′.35″-red) dan Jihan Alifa Ardy (01.29′.15″). Sehingga seluruh juara pelajar putri yang menempuh jarak 12km Gunung Talang itu diborong atas nama sekolah mereka.

Sementara rekannya, Suci Utari Rahmadani dan Rita Ariani berturut-turut mencatatkan waktu 4 jam 33 menit 21 detik dan 04.34′.33″ di kategori umum putri yang menempuh jarak 25km. Mereka dikalahkan Rindiani Putri dari Kota Bukittinggi yang mencatatkan rekor 04.30′.24″.

Sedangkan untuk kategori pelajar putra, tampil sebagai jawara Roky Wilefi dari Pariaman dengan waktu tempuh 59 menit 26 detik. Dia disusul Zam Zami dari Bukittinggi (00.59′.42″) dan Andika Fajar
(01.02′.30″).

Sementara untuk kategori umum putra, Novrizal Masri dari Sumpur, Batipuh Selatan hanya memerlukan waktu 2 jam 52 menit 45 detik untuk jarak 25km bolak balik Guest House Bupati Solok ke puncak Kayu Maranggah Gunung Talang dan balik lagi ke Guest House. Dia menjadi pemuncak, setelah mengalahkan Oljumra Putra dari Solok (02.55′.39″) dan Rori Satria Putra (03.02′.11″).

Kemenangan putra-putri Sumbar itu, berhasil mengeleminir pelari-pelari gunung lainnya dari berbagai provinsi seperti Riau, Jakarta, Maluku, Papua yang turut berpartisipasi dalam MUMRC yang dibuka Bupati Solok, Gusmal tersebut. Kejuaraan lomba lari gunung ini, diselenggarakan Mapala Unand yang disokong penuh oleh Pemkab Solok, Padang Ekspres, Bank Nagari, Kimia Farma, dan sponsor lainnya.

Jadi Event Tahunan
Dinilai bisa mempromosikan wisata alam bebas, Pemkab Solok berencana menjadikan MUMRC sebagai event tahunan. Eksotika Gunung Talang menjadi alasan untuk “dijual” sebagai objek wisata minat khusus.

Hal itu diungkapkan Bupati Solok diwakili Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Yandra SE MSi saat melepas 125 peserta MUMRC di titik start lomba di Arosuka. Kata Yandri, besarnya animo peserta dari berbagai wilayah Indonesia mengikuti event perdana ini, menjadi alasan pihaknya menjadikan lomba ini sebagai kegiatan rutin tahunan.

Gunung Talang yang dijadikan objek lomba, memenuhi syarat sebagai lokasi lari gunung (mountain running) yang kini sedang booming sebagai olahraga alam bebas. Gunung berketinggian 2.575 mdpl ini, memiliki rute bervariasi dan menantang. Khusus untuk MUMRC, panitia membuka jalur baru dengan titik start dan finish di guest house bupati, dengan 5 water station (pos persinggahan) melewati jalan aspal, sirtukil, jalan setapak, hutan belantara, hutan lumut dan berakhir di puncak Kayu Maranggah di ketinggian 2.470 mdpl yang keseluruhannya sepanjang 25 km dengan waktu tempuh 6,5 jam bolak balik.

“Selain rute yang menantang itu, Gunung Talang memiliki pemandangan indah seperti halnya gunung tropis lainnya. Plus Danau Talang yang bisa dilihat dari jalur pendakian normal,” sebut Yandra.

Sementara itu, Ketua Mapala Unand, Muhammad Zikri menyebutkan lomba ini tak hanya diikuti pelari Sumbar, juga dari Riau, Jakarta, Maluku dan Papua. Mereka akan memperebutkan hadiah puluhan juta untuk kategori umum dan pelajar.

“Dengan antusiasme peserta yang begitu tinggi, dibuktikan ikut sertanya pelari dari berbagai provinsi di Indonesia, kami menyambut baik rencana Pemkab Solok yang ingin mempatenkan ajang ini sebagai event rutin tahunan. Mapala Unand siap untuk menyelenggarakannya,” tegas Zikri. (rel)