Gunung Talang Via Arosuka-Kayu Maranggah

      Gunung Talang terletak diKabupaten solok sebelah timur kota Padang. Gunung ini merupakan salah satu gunung api aktif di Sumatera Barat. Beda hal lainnya dengan pendakian sebelumnya,kali ini pendakian Gunung Talang melalui jalur Arosuka-Kayu Maranggah,yang mana tempat titik Star dekat Tugu Ayam Balenggek dekat Kantor Bupati Kabupaten Solok.

   Pendakian kali ini tidak hanya melalukukan pendakian biasa yang menikmati keindahan alam dari Gunung Talang melainkan mencari data survei pada kegiatan Lomba Mountain Running. Jalur yang di lewati tidaklah terlalu terjal, dengan domisili tanah,lumpur dan batu kerikil. Dari titik strat menuju posko 1(Tower Pemanvcar TVRI) berjalanan dengan hamparan kirikanan ladang masyarakat dengan jalan sitapak berjarak waktu hingga 1 jam. Dari puncak tower melihat pemandangan yang indah untuk mencapai itu semua butuh tenaga untuk memanjat tower, kondisi di posko ini bisa dibilang sejuk banyak terpaan angina karena tempatnya yang luas dan terbuka. Sumber air kran disini tersedia ,untuk beristirahat disini terlebih dahulu meminta izin kepada penjaga kantor pemancar TVRI demi menjaga hubungan sosial yang baik kepada setiap masyarakat sekitar. Sebelum melakukan perjalanan kami istirahat ditempat ini ,sebagian mempersiapkan makan siang dan yang lainnya berbincang dengan penjaga kantor pemancar TVRI,untuk mendapatkan data yang akurat mengenai kondisi di wilayah ini. Setelah makan siang kami melanjutkan perjalanan menuju puncak batino Gunung Talang.

     Rimbunnya hutan ini diawali dengan pepohonan yang tidak begitu rapat dengan jalan tanah yang liat mewakili adanya binatang pacet yang hidup dihutan ini. Sedikit demi sedikit jalan telah terlewati. Khasnya pepohonan yang memiliki bau getah yang busuk seperti kentut menjadi bahan candaan bagi kami saat melewati pohon ini. Nafas mulai tersengal-sengal saat melewati jalur yang terbilang sedikit curam. Rasa pegal menyerang setelah lama melakukan perjalanan,untuk itu kami memilih beristirahat sejenak meluruskan otot-otot dan memulihkan stamina dengan memakan snack coklat. Jalur yang akan dilewati oleh peserta Moutain Running ini juga kami lakukan pembersihan dari akar-akar yang takutnya nanti melukai peserta,serta melakukan penandaan jalur setiap simpangnya.

    Pemandangan secara luas jalur ini tidak lah banyak dapat dinikmati hanya beberapa titik dapat melihat indah pemandangan, namun hutan yang memiliki vegetasi yang beragam menjadi salah satu keutamaan dari jalur ini. Hutan lumut pun dapat ditemui disini namun tidak setebal dan selembab pepohonan yang ada di gunung Singgalang. Senja pun mulai terlihat dengan seburat cahaya orange yang memukau pemandangan dengan hembusan angin lembut membuat letih dan rasa pegal kembali pulih.  Kami memilih camp pada posko 4 dan melajutkan esok harinya menuju puncak Gunung talang via arosuka. Perjalanan menuju puncak berkisar 1 jam dari tempat camp. Pemandangan dipuncak dipenuhi rimbunan pepohon. Mendokumentasikan setiap sudut puncaknya dengan pengambilan data yang diharapkan telah kami dapat. Rute setelah penanjakan sekarang menuju tempat asal dengan jalur turunan.  Pengalaman berharga tak hanya dari hasil yang didapat. Namun proses yang membuat kita mengajarkan kesabaran setiap langkah.